Newsletter Subscribe
Enter your email address below and subscribe to our newsletter
Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Ekonomi – Menjelang implementasi kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% pada 1 Januari 2025, pemerintah Indonesia telah merumuskan serangkaian langkah strategis untuk memastikan stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.
Dampak Kenaikan PPN terhadap Inflasi
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida Suwandi Budiman, mengungkapkan bahwa berdasarkan analisis historis, kenaikan tarif PPN diperkirakan akan menambah inflasi sekitar 0,2%. Namun, proyeksi terbaru menunjukkan bahwa inflasi akan tetap berada dalam kisaran target 1,5%–3,5% pada tahun 2025. Faktor lain seperti harga komoditas global juga akan mempengaruhi tingkat inflasi domestik.
Mitigasi Dampak terhadap Daya Beli Masyarakat
Pemerintah menyadari potensi dampak kenaikan PPN terhadap daya beli, khususnya bagi kelompok berpenghasilan rendah. Oleh karena itu, berbagai insentif dan program bantuan sosial telah disiapkan untuk melindungi kelompok rentan. Selain itu, pemerintah akan meningkatkan transparansi penggunaan dana pajak untuk memastikan bahwa penerimaan tambahan digunakan secara efektif dalam program pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Strategi Pembiayaan APBN 2025
Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025, pemerintah merencanakan pembiayaan utang sebesar Rp775,87 triliun, meningkat 16,72% dari target tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) direncanakan sebesar Rp642,56 triliun, sementara pinjaman luar negeri bruto ditargetkan mencapai Rp216,5 triliun, naik signifikan hingga 219% dibandingkan tahun 2024.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menjelaskan bahwa peningkatan pinjaman luar negeri ini bertujuan untuk membiayai berbagai program prioritas nasional, termasuk pembangunan infrastruktur dan program sosial. Pemerintah akan memastikan bahwa pengelolaan utang dilakukan secara hati-hati dan transparan, dengan mempertimbangkan risiko pasar dan dinamika ekonomi global.
Komitmen terhadap Stabilitas Ekonomi
Pemerintah berkomitmen untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di tengah berbagai tantangan global dan domestik. Langkah-langkah strategis yang disiapkan diharapkan dapat meminimalkan dampak negatif dari kenaikan PPN dan memastikan bahwa penerimaan negara digunakan secara optimal untuk pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.