Enter your email address below and subscribe to our newsletter

INVESTASI KENDARAAN LISTRIK CAPAI RP 5 TRILIUN LEBIH

Share your love

Otomotif – Upaya Pemerintah Indonesia dalam mengakselerasi pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Tanah Air menunjukkan hasil signifikan. Hingga November 2025, total investasi di sektor ini telah menembus angka impresif, mencapai Rp5,767 triliun.

Data dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat bahwa angka investasi ini mencakup keseluruhan rantai nilai, mulai dari bus listrik, mobil listrik penumpang, kendaraan niaga, hingga kendaraan roda dua dan tiga listrik. Peningkatan pesat ini adalah indikasi kuat atas kepercayaan investor global terhadap pasar Indonesia dan kebijakan progresif pemerintah.

Lonjakan investasi ini juga didukung oleh regulasi yang mewajibkan pabrikan penerima insentif impor untuk melunasi komitmen produksi dalam negeri. Pemerintah menargetkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk BEV akan naik bertahap dari 40% pada tahun 2026 menjadi 80% pada tahun 2030.

“Angka investasi sebesar Rp5,767 triliun ini menunjukkan bahwa dorongan insentif dan kebijakan yang diberikan pemerintah telah membuahkan hasil nyata, tidak hanya dalam meningkatkan adopsi kendaraan listrik tetapi juga dalam menarik modal asing,” ujar perwakilan Kemenperin dalam keterangannya.

Pemerintah juga terus memperkuat sektor hulu melalui hilirisasi nikel, yang merupakan bahan baku krusial untuk baterai. Sinergi ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem terintegrasi yang kokoh, dari penambangan mineral hingga perakitan kendaraan, sekaligus memastikan Indonesia menjadi pemain kunci dalam rantai pasok global.

Hingga Juni 2025, populasi kendaraan listrik di Indonesia telah melesat ke level 274.802 unit, yang menunjukkan respons positif dari pasar dan masyarakat. Pemerintah optimis tren ini akan terus berlanjut, didukung oleh perluasan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai wilayah strategis.

Melalui komitmen investasi yang besar dan kebijakan yang terarah, Indonesia berada di jalur cepat untuk mencapai target ambisius dalam transisi energi dan menciptakan masa depan mobilitas yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Share via
Copy link