Newsletter Subscribe
Enter your email address below and subscribe to our newsletter
Enter your email address below and subscribe to our newsletter

UMKM – Pemerintah Kota Bandung merelokasi sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terdampak rencana pembongkaran Teras Cihampelas dengan menyiapkan lokasi khusus agar aktivitas ekonomi tetap berjalan.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, saat ini akses di bagian atas Teras Cihampelas telah ditutup dan pelaku UMKM yang sebelumnya berjualan di area tersebut diarahkan untuk beraktivitas di bagian bawah.
“UMKM di atas kita arahkan ke bawah. Bukan ke trotoar, tapi ke tempat khusus yang kita siapkan,” kata Farhan di Bandung, Rabu (14/1).
Selain relokasi UMKM, Pemkot Bandung juga telah melakukan pembersihan area pedestrian, termasuk tiang dan fasilitas penerangan. Seluruh lampu pedestrian dipastikan kembali menyala agar area atas dan bawah aman dilalui masyarakat.
Farhan menyebutkan, seluruh proses pembongkaran Teras Cihampelas nantinya akan dibiayai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat setelah izin pembongkaran diterbitkan oleh Pemkot Bandung.
“Itu permintaan dari Pak Dedi Mulyadi. Pak Dedi bilang yang paling penting saya memperjuangkan izinnya. Nanti izinnya diserahkan kepada Pemprov dan Pemprov yang akan membongkar semuanya,” ujarnya.
Ia menambahkan, setelah seluruh perizinan rampung, proses pembongkaran sepenuhnya akan ditangani dan dibiayai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Pokoknya begitu dapat izin pembongkaran, maka kita serahkan kepada provinsi. Semuanya akan dibongkar,” katanya.
Terkait nilai anggaran dan waktu pelaksanaan pembongkaran, Farhan mengaku belum mengetahuinya secara pasti karena masih menunggu penyelesaian perizinan.
“Belum tahu nilainya berapa dan kapan mulai dibongkar. Yang penting izinnya dulu,” ujarnya.