Indonesia–Meksiko Perluas Kerja Sama Dagang, Dukungan Aksesi CPTPP Jadi Sorotan

Share your love

Internasional – Hubungan ekonomi Indonesia dan Meksiko terus menunjukkan penguatan seiring meningkatnya nilai perdagangan bilateral dan terbukanya peluang investasi baru. Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam pertemuan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Duta Besar Meksiko untuk Indonesia Francisco de la Torre Galindo di Jakarta, Rabu (15/7).

Dalam pertemuan tersebut, kedua negara membahas prospek peningkatan kerja sama perdagangan, investasi, hingga kolaborasi antar pelaku usaha. Nilai perdagangan Indonesia dan Meksiko sepanjang 2025 tercatat mencapai sekitar USD3,5 miliar, mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian itu dinilai menjadi modal kuat untuk memperluas hubungan ekonomi yang saling menguntungkan.

Selain membahas perdagangan bilateral, Menko Airlangga juga memaparkan perkembangan proses aksesi Indonesia ke Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP). Ia menjelaskan bahwa Indonesia telah memperoleh kemajuan penting setelah Pertemuan Menteri CPTPP ke-10 di Vietnam pada 26 Juni 2026 menyepakati dimulainya preparation discussion sebagai bagian dari tahapan aksesi.

Pemerintah Indonesia, lanjut Airlangga, berkomitmen menjalankan seluruh proses aksesi secara terbuka, konstruktif, dan sesuai dengan standar tinggi yang diterapkan dalam CPTPP.

“Indonesia saat ini sedang dalam proses aksesi CPTPP dan menilai bahwa dukungan dari seluruh anggota CPTPP, termasuk Meksiko, memiliki peran penting dalam memperlancar proses tersebut, mengingat seluruh keputusan di CPTPP diambil berdasarkan mekanisme konsensus,” ujar Airlangga.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan produktif. Kedua delegasi juga bertukar pandangan mengenai peluang memperdalam hubungan ekonomi bilateral, termasuk kemungkinan menjajaki kerja sama ekonomi yang lebih komprehensif di masa mendatang.

Indonesia dan Meksiko sepakat untuk terus memperkuat komunikasi serta mendorong dialog yang lebih intensif guna menciptakan iklim perdagangan dan investasi yang semakin kondusif, kompetitif, dan memberikan manfaat bagi kedua negara.

Sementara itu, Duta Besar Meksiko Francisco de la Torre Galindo menilai hubungan ekonomi kedua negara masih memiliki ruang pertumbuhan yang sangat besar. Menurutnya, sektor perdagangan dan investasi menjadi salah satu bidang yang dapat terus dikembangkan melalui keterlibatan dunia usaha dari kedua negara.

“Banyak potensi kerja sama yang dapat dikembangkan antara Indonesia dan Meksiko. Karena itu, kami mengundang para pelaku usaha Indonesia untuk memanfaatkan berbagai peluang investasi yang tersedia di Meksiko,” kata Francisco.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Bilateral Irwan Sinaga serta Wakil Duta Besar Meksiko untuk Indonesia Rodrigo Vazquez Ortega. Dialog ini menjadi langkah lanjutan dalam memperkuat kemitraan strategis Indonesia–Meksiko di tengah dinamika perdagangan global dan proses perluasan kerja sama ekonomi kawasan Pasifik.

Share via
Copy link