Newsletter Subscribe
Enter your email address below and subscribe to our newsletter
Enter your email address below and subscribe to our newsletter
Studionomic, Jakarta – Di era digital saat ini, kecerdasan buatan semakin merambah berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia keuangan. Baru-baru ini, seorang pengguna menguji kemampuan ChatGPT dalam memberikan saran investasi, mulai dari penjelasan nilai intrinsik saham hingga rekomendasi alokasi aset berdasarkan pendapatan bulanan dan target pengembalian.
Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa ChatGPT mampu memberikan panduan yang terasa personal dan mudah dipahami. Banyak istilah keuangan kompleks yang dapat dijelaskan secara sederhana, sehingga membantu pengguna baru memahami dunia investasi dengan lebih jelas.
Meski demikian, para ahli keuangan menekankan bahwa kecerdasan buatan seperti ChatGPT tidak dapat menggantikan peran penasihat keuangan profesional. Penasihat keuangan memiliki kemampuan untuk menganalisis situasi keuangan pribadi, memahami tujuan hidup, menilai profil risiko, dan memberikan rekomendasi yang benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan individu.
“ChatGPT bisa menjadi alat bantu edukasi yang berguna, tetapi keputusan investasi sebaiknya tetap dikonsultasikan dengan profesional,” kata seorang pakar keuangan.
Secara keseluruhan, ChatGPT menunjukkan potensi besar sebagai panduan awal atau sarana eksplorasi dalam investasi. Namun, pengguna tetap perlu berhati-hati agar keputusan finansial tidak hanya bergantung pada jawaban algoritma, melainkan juga didukung oleh analisis manusia yang mendalam.