Newsletter Subscribe
Enter your email address below and subscribe to our newsletter
Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Otomotif – Sejatinya dalam menjalankan bisnis ada dua cara, yakni tumbuh dengan cepat dan ada pula tumbuh kuat. Di industri otmotif dan khususnya di kendaraan niaga seperti truk, merek Hino sudah mengakar di kalangan pelaku usaha Indonesia karena produk kendaraan yang dipasarkan bisa diandalkan serta beragam keuntungan lain ditawarkan. Hal inilah yang dipilih PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI), sebagai produsen kendaraan komersial memilih tumbuh kuat sehingga masih bisa bertahan di usianya ke-43 tahun.
Eksistensi Hino di usianya ke-43 tahun, bukan waktu yang singkat tetapi panjang dan berhasil mengambil hati pelaku usaha dengan pendekatan menyeluruh dari hulu ke hilir, mulai dari manufaktur, pengembangan SDM, hingga layanan purna jual dan Hino Indonesia ingin memastikan setiap kendaraan yang beroperasi di lapangan didukung oleh ekosistem yang kuat.
Berkat investasi berkelanjutan, penguatan industri dalam negeri, hingga layanan purna jual terintegrasi demi mendukung keberlanjutan operasional para pelanggannya, Hino Indonesia masih tetap tumbuh di tengah ketatnya persaingan penjualan kendaran niaga serta lesunya pasar otomotif dalam negeri. Tengok saja, Hino Indonesia membukukan total penjualan di 2025 sebanyak 20.517 unit yang berasal dari kontribusi lini Hino 500 Series, Hino 300 Series, Hino Bus, serta Hino 700 Series, mencerminkan kekuatan portofolio Hino di seluruh segmen kendaraan niaga.
Kontribusi terbesar datang dari Hino 500 Series di segmen medium duty truck dengan penjualan 11.710 unit dan menguasai pangsa pasar 56%, naik dari tahun sebelumnya 55%. Hasil ini menegaskan konsistensi Hino sebagai market leader berkat kualitas, daya tahan, dan keandalan (QDR) yang telah teruji mendukung bisnis pelanggan selama puluhan tahun.
Di segmen light duty truck, Hino 300 Series juga menunjukkan performa solid dengan penjualan 8.712 unit dan peningkatan pangsa pasar menjadi 21% dari sebelumnya 20%, memperkuat posisi Hino sebagai mitra utama sektor distribusi dan logistik. Sementara itu, kehadiran Hino 700 Series melengkapi jajaran produk Hino untuk menjawab kebutuhan pelanggan di segmen kendaraan heavy duty truck dengan medan operasional khusus.
Secara nasional, total volume pasar kendaraan niaga pada 2025 tercatat 64.181 unit atau turun 12% dibanding tahun sebelumnya. Di tengah kondisi tersebut, Hino berhasil memperkuat pangsa pasar di segmen light duty dan medium duty, sekaligus mempertahankan posisi market leader medium duty truck selama lebih dari empat abad berturut-turut.
Selain itu, Hino juga menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi pertumbuhan industri transportasi nasional melalui investasi jangka panjang, penguatan industri dalam negeri, ekspor, serta layanan Total Support yang konsisten. Di balik deru mesin dan debu proyek, Hino Indonesia memaknai pertumbuhan sebagai tanggung jawab. Bukan sekadar menjual alat berat, melainkan menumbuhkan kepercayaan. Bukan hanya mengirim unit ke lapangan, tetapi memastikan setiap roda dan sistem bekerja selaras dengan tujuan besar, yakni memajukan Indonesia secara berkelanjutan.
Sales & After Sales Director HMSI, Susilo Darmawan mengatakan, kepercayaan pelanggan pada Hino tidak datang dari brosur atau slogan. Dia lahir dari konsistensi dalam meningkatkan kualitas layanan, ekosistem manufaktur yang dibangun dari hulu sampai hilir serta kesiapan menjawab kebutuhan yang berubah dan keberanian beradaptasi ketika lanskap industri bergerak cepat.
Oleh karena itu, Hino membuktikan diri bukan sekadar produsen kendaraan niaga, melainkan mitra strategis jangka panjang bagi industri transportasi Indonesia,”Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang terus mempercayakan bisnisnya kepada Hino. Kepercayaan inilah yang membuat Hino mampu mempertahankan posisi sebagai market leader medium duty truck selama 25 tahun berturut-turut. Ke depan, kami optimistis menghadapi tahun 2026 dengan terus memperkuat komitmen Total Support agar pelanggan dapat menjalankan bisnisnya dengan lebih tenang, efisien, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Bagi pelaku usaha, merek Hino sebagai kendaran niaga tidak lagi diragukan kualitas kehandalan dan ketangguhan dalam mendukung kegiatan bisnis, mulai dari angkutan kargo, pasir, tambang dan lain-lainnya. Bahkan publik lebih mengenal Hino sebagai pakarnya truk dan bus di dalam negeri. Hal ini sangat beralasan karena merek Hino ini berhasil mempertahankan leader market di pasar otomotif untuk truk dan bus.
Taslim, pelanggan Hino dan juga pengusaha bisnis jasa angkutan darat atau ekspedisi yang berdiri pada tahun 1989 dibawah payung Dua Putri mengatakan, Hino dipilih sebagai kendaraan operasional karena ketangguhan di medan dan mesin yang bandel,”Melewati medan yang terjal dan berbatu, hingga meliuk-liuk di jalan berkelok semua dapat ditaklukan oleh Hino. Meski harus mengangkut beban berat di medan penuh tantangan, performa Hino tak pernah menurun,”ungkapnya.
Disampaikannya, tak pernah mengalami kendala yang berarti selama berkendara menggunakan Hino karena tangguh meski harus membawa angkutan berat di berbagai medan. Untuk mengakomodasi kebutuhan bisnisnya yang semakin berkembang, Taslim lantas menambah koleksi armada ekspedisinya dengan memesan Hino Ranger FG 235 JP . Hingga kini sudah 20 unit Hino Ranger FG 235 JP yang diparkir rapi di poolnya. ”Saya sepenuhnya percaya pada Hino ! Selama inipun saya tidak pernah mengalami kendala yang berarti ”katanya dengan puas.
Kepercayaan pada Hino diturunkannya pada sang putera penerus bisnis jasa angkutan darat dan ekspedisi Dua Putri, yakni Erwin. Kini kesuksesan bisnis Dua Putri siap diteruskan oleh Erwin dengan dukungan dari Hino Indonesia. Pengalaman yang sama juga disampaikan, Atik (45) pengusaha catering.
Dibalik kesuksesan usaha kateringnya, ada peran moda transportasi truk Hino yang sudah membantunya mengantarkan katering ke pelanggan dengan muatan yang cukup luas. Adalah truk box Hino Dutro 110 SD long truk 4 ban yang menjadi andalan dalam mengirimkan pesanan katering ke berbagai wilayah di ibu kota.”Berawal semakin besarnya pesanan konsumen, saya memutuskan untuk membeli angkutan kargo yang lebih efisien. Pilihan jatuh pada Hino karena truk ini tidak hanya mempunyai volume cargo ekstra besar namun bertenaga dan tetap hemat bahan bakar.”ungkapnya.
Kepuasan lain yang dirasakan ibu Atik memiliki kendaraan Hino, lincah di jalanan ibu kota juga layanan spartpart yang mudah didapatkan dan purna jualnya yang kompetitif.
Wujud Nyata Total Suport
Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) juga memperkuat kontribusinya melalui konsep Total Support yang diwujudkan secara nyata melalui Hino Total Support Customer Center (HTSCC). Didirikan pada Januari 2022, HTSCC berfungsi sebagai pusat pengembangan layanan, keselamatan, dan kompetensi pengemudi untuk mendukung operasional pelanggan secara berkelanjutan.
HTSCC dilengkapi dengan fasilitas pelatihan komprehensif, termasuk area pelatihan mengemudi seluas 24.000 m², lintasan uji sepanjang 800 meter, ruang kelas, simulator mengemudi, serta berbagai modul keselamatan dan teknik berkendara. Melalui Hino Indonesia Academy, Hino menyelenggarakan pelatihan pengemudi dan teknisi dengan trainer tersertifikasi BNSP, serta telah meraih berbagai capaian penting, mulai dari akreditasi pelatihan pengemudi kendaraan berat hingga peluncuran Hino Driving School Program. “Selama lebih dari empat dekade, Hino terus berinvestasi dan tumbuh bersama Indonesia. Melalui Hino Total Support Customer Center (HTSCC), kami memperkuat komitmen Total Support dengan menghadirkan pusat pelatihan pengemudi dan pengembangan sumber daya manusia yang berfokus pada keselamatan, peningkatan kompetensi, dan efisiensi operasional. HTSCC menjadi bagian penting dalam mewujudkan transportasi yang aman untuk masyarakat Indonesia sesuai dengan misi Hino”,”kata Pieter Andre, Training Division Head HMSI.
Tak hanya fokus pada kuantitas, Hino juga serius membangun ekosistem industri nasional melalui peningkatan kandungan lokal. Produk Hino saat ini telah mencatat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40%, ditambah Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) sebesar 14,10%.”Komitmen Hino terhadap penguatan industri nasional tercermin dari TKDN produk Hino yang telah mencapai di atas 40% ditambah Bobot Manfaat Perusahaan 14,10%. Ini merupakan bukti strategi jangka panjang kami dalam mendorong pemanfaatan komponen lokal, pengembangan pemasok dalam negeri, serta penguatan rantai pasok industri otomotif nasional,” kata Harianto Sariyan, Director PT HMMI.
Tak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik, produk dan komponen Hino buatan Indonesia juga berperan penting di pasar internasional. Sejak melakukan ekspor perdana pada 2011, Hino Indonesia secara konsisten mengekspor kendaraan utuh (CBU), CKD, hingga komponen ke berbagai negara.
Beberapa negara tujuan ekspor Hino Indonesia antara lain Vietnam, Filipina, Bolivia, Haiti, Papua Nugini, Thailand, Malaysia, Pakistan, Taiwan, hingga Jepang. Capaian ini semakin menegaskan posisi Indonesia sebagai bagian penting dari rantai produksi global Hino.
Dengan investasi berkelanjutan, peningkatan kandungan lokal, serta kontribusi ekspor yang terus berkembang, Hino menegaskan komitmennya untuk tumbuh bersama industri transportasi nasional. Ya, setelah 43 tahun berkiprah, Hino tidak hanya hadir sebagai produsen kendaraan niaga, tetapi sebagai mitra strategis yang siap mendorong kemajuan industri otomotif Indonesia ke level global.