Newsletter Subscribe
Enter your email address below and subscribe to our newsletter
Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Internasional – Pemerintah Laos melalui Kementerian Keuangan resmi mengajukan kenaikan gaji minimum bulanan pegawai negeri sipil (PNS) mulai 2026. Upah dasar akan naik dari 2,2 juta kip (Rp 1,69 juta) menjadi 3 juta kip (Rp 2,31 juta).
Mengutip Asian News, Selasa (18/11/2025), Menteri Keuangan Laos Santiphab Phomvihane menyatakan bahwa kebijakan ini disiapkan untuk meredakan tekanan ekonomi yang semakin berat, terutama bagi PNS, personel militer, dan kepolisian.
“Penyesuaian ini penting karena inflasi dan depresiasi mata uang telah mengikis pendapatan pegawai negeri secara signifikan,” ujar Santiphab dalam sidang Majelis Nasional (NA).
Ia menambahkan bahwa pemerintah menyiapkan anggaran tambahan sebesar 11 triliun kip untuk mendukung kenaikan tersebut. Dana akan berasal dari perluasan basis pajak pertambahan nilai, penyesuaian tarif cukai, serta penambahan instrumen penerimaan baru seperti pajak lingkungan dan pajak bumi.
“Sumber-sumber penerimaan ini stabil dan berpotensi tumbuh setiap tahun,” tegasnya.
Santiphab juga menekankan bahwa kebijakan ini bukan untuk mendorong konsumsi berlebihan dan tidak ditujukan memicu inflasi. Fokus utamanya adalah menjaga daya beli masyarakat yang paling terdampak kenaikan harga.
Sejumlah anggota NA menyambut positif rencana tersebut, namun mengingatkan perlunya pengawasan pasar agar pedagang tidak menaikkan harga secara tidak wajar.
Santiphab mengakui kekhawatiran itu dan meminta Kementerian Perindustrian dan Perdagangan memperkuat pemantauan harga kebutuhan pokok.
Pemerintah Laos juga akan meluncurkan kampanye informasi publik untuk menjelaskan alasan dan tujuan kebijakan tersebut, sekaligus menekan risiko kenaikan harga yang bersifat oportunistik.
“Kita harus meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri agar dapat memenuhi permintaan pasar dengan lebih baik,” pungkas Santiphab.