Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Menkeu: Genjot Belanja dan Investasi

Share your love

Ekonomi – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah optimistis dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6 persen pada kuartal I dan sepanjang tahun 2026, melampaui target APBN sevara full year sebesar 5,4 persen.
Untuk mencapai target itu, Menkeu memaparkan bahwa pemerintah akan mengoptimalkan belanja pemerintah hingga investasi.

Belanja negara pada kuartal I diproyeksikan mencapai Rp809 triliun dimana beberapa program prioritas akan menjadi pemicu utama derasnya belanja pemerintah. Beberapa program prioritas itu adalah percepatan program MBG (Makan Bergizi Gratis) sebesar Rp62 triliun, pembayaran THR ASN/TNI/Polri Rp55 triliun, rehabilitasi bencana Sumatera Rp6 triliun, serta paket stimulus kebijakan ekonomi Rp15 triliun. “Saya harap ini semua akan mendorong pertumbuhan ekonomi di triwulan I tahun 2026,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTA, Senin (23/2).

Sementara dari sisi investasi, pemerintah akan melakukan percepatan melalui pembangunan 30 ribu gerai Kopdes/Kel Merah Putih dengan perkiraan nilai investasi sebesar Rp90 triliun, pembangunan 190 ribu unit rumah Rp20 triliun, serta groundbreaking proyek hilirisasi senilai USD7 miliar atau Rp110 triliun.

Pemerintah juga menyiapkan kebijakan untuk mendukung konsumsi, termasuk cuti bersama Idul Fitri dan kebijakan WFA. “Pemerintah melalui Satuan tugas Debottlenecking akan aktif menyelesaikan hambatan perizinan dan koordinasi antarinstansi guna menciptakan iklim investasi yang sehat dan pasti,” katanya.

Share via
Copy link