Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Pemerintah Resmi Luncurkan Program Paket Ekonomi 2025

Share your love

Nasional – Pemerintah resmi memperkenalkan Program Paket Ekonomi 2025, sebuah kebijakan strategis yang dirancang untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.

Program ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan menjaga stabilitas perekonomian domestik. Program Paket Ekonomi 2025 mencakup delapan agenda utama yang akan dijalankan pada tahun 2025 serta empat agenda tambahan pada 2026.

Pemerintah menyiapkan alokasi anggaran sebesar Rp 16,2 triliun untuk mendukung implementasinya. Kebijakan ini difokuskan pada peningkatan produktivitas tenaga kerja, penguatan sektor usaha kecil dan menengah, serta dorongan terhadap investasi di berbagai sektor strategis.

Salah satu program unggulannya adalah magang bagi lulusan baru (fresh graduate) yang menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Program ini menargetkan 20 ribu peserta dengan anggaran sekitar Rp 198 miliar.

Selain itu, pemerintah juga memberikan insentif PPh 21 ditanggung pemerintah bagi pekerja di sektor padat karya seperti pariwisata, hotel, dan restoran, dengan sasaran 552 ribu pekerja dan anggaran sekitar Rp 120 miliar.

Di tingkat akar rumput, pemerintah turut meluncurkan inisiatif Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih yang ditujukan untuk memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan. Dua program ini diharapkan mampu membuka ribuan lapangan kerja baru serta menggerakkan roda ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Dari sisi perpajakan, pemerintah memperpanjang kebijakan tarif PPh Final 0,5 persen bagi pelaku usaha dengan omzet hingga Rp 4,8 miliar per tahun. Langkah ini menjadi bentuk dukungan agar pelaku UMKM dapat terus berkembang tanpa terbebani pajak tinggi, sekaligus berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja.

Selain itu, guna memperkuat pembiayaan produktif di sektor riil, pemerintah juga menyalurkan dana sebesar Rp 200 triliun ke lima bank milik negara. Dana tersebut digunakan untuk mendorong pembiayaan usaha, mempercepat perputaran ekonomi, dan menjaga likuiditas agar tetap stabil di tengah ketidakpastian global.

Peluncuran Program Paket Ekonomi 2025 menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah berkomitmen memperkuat fondasi ekonomi nasional. Dengan kombinasi kebijakan fiskal, moneter, dan struktural, program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia secara merata, dari pusat hingga daerah.

Exit mobile version