Newsletter Subscribe
Enter your email address below and subscribe to our newsletter
Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Ekonomi – Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunjukkan, nilai produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga konstan (ADHK) Jakarta pada kuartal III 2025 mencapai Rp563,22 triliun, naik 4,96% dibanding kuartal III tahun lalu (year-on-year/yoy).
Dengan demikian, Provinsi DKI Jakarta dikatakan mengalami pertumbuhan ekonomi 4,96% (yoy) pada kuartal III 2025, menunjukkan kinerja yang cukup stabil mendekati 5%.
Berdasarkan lapangan usaha, penyediaan akomodasi dan makan minum mengalami pertumbuhan paling tinggi hingga 9,55% (yoy), diikuti transportasi dan pergudangan yang naik 9,06% (yoy) dan jasa perusahaan 8,58% (yoy).
(Baca: 56% Lulusan SMK di Jakarta Bekerja Sesuai Latar Belakang Pendidikan)
“Sementara jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, pertumbuhan yang dialami lapangan usaha jasa pendidikan merupakan yang tertinggi dengan 1,23 persen poin,” kata Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Adapun lapangan usaha dengan nilai PDRB harga konstan tertinggi adalah perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor yang mencapai Rp91,11 triliun. Sementara berdasarkan harga berlaku sebesar Rp179,05 triliun.
“Lapangan usaha tersebut berkontribusi sebesar 18,31% dari total PDRB DKI Jakarta yang mencapai Rp978,13 triliun menurut harga berlaku,” jelas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Berikut ini PDRB Provinsi DKI Jakarta berdasarkan lapangan usaha atas dasar harga berlaku (ADHB) dan ADHK pada kuartal III 2025 :
Perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor
Informasi dan komunikasi
Konstruksi
Industri Pengolahan
Jasa keuangan dan asuransi
Jasa perusahaan
Real estate
Penyediaan akomodasi dan makan minum
Jasa pendidikan
Jasa lainnya
Transportasi dan pergudangan
Administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib
Jasa kesehatan dan kegiatan sosial
Pengadaan listrik dan gas
Pertambangan dan penggalian
Pertanian, kehutanan, dan perikanan
Pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah, dan daur ulang