Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Menkop Ajak Muhammadiyah Kembangkan Model Bisnis Adaptif Bagi Kopdes Merah Putih

Share your love

Nasional – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengajak jajaran pengurus Lembaga Pengembang UMKM PP Muhammadiyah untuk turut mendampingi serta mengembangkan model bisnis yang adaptif bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.

“Selain itu, kami juga mendorong agar produk-produk unggulan UMKM hasil binaan Muhammadiyah dapat dipasarkan secara luas melalui jaringan gerai milik Kopdes Merah Putih,” kata Menkop, pada acara seminar nasional pengembangan UMKM dan koperasi, di sela-sela Rakernas LP UMKM PP Muhammadiyah, di Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (24/1).

Bahkan, Menkop berharap Muhammadiyah bisa melakukan pendampingan bagi seluruh pengurus Kopdes Merah Putih dalam mengelola entitas bisnisnya. “Kita semua tahu, Muhammadiyah memiliki pengalaman bisnis yang mumpuni, sehingga Kopdes Merah Putih bisa meraih profit dan manfaat besar bagi anggota dan masyarakat,” ucap Menkop.

Terlebih lagi, bagi Menkop, keberadaan Kopdes Merah Putih bisa menjadi alternatif penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat, khususnya di pedesaan-pedesaan. “Maka, diharapkan Muhammadiyah dan koperasi-koperasi yang sudah eksisting dapat menjadi bagian dari ekosistem Kopdes Merah Putih,” kata Menkop.

Menkop menegaskan sudah saatnya koperasi dan UMKM Indonesia menjadi produsen aneka kebutuhan masyarakat Indonesia. Dengan kondisi itu, Menkop berharap Muhammadiyah bisa memanfaatkan keberadaan dari Kopdes Merah Putih. “Termasuk meningkatkan kualitas SDM di pedesaan-pedesaan, sehingga mereka bisa menjadi subjek ekonomi, bukan lagi sekadar objek ekonomi,” ucap Menkop.

Saat ini, lanjut Menkop, banyak Kopdes Merah Putih yang memiliki potensi usaha di sektor pertanian modern, industri kreatif, pariwisata, bahkan ekonomi digital. “Potensi ini akan semakin optimal bila dikelola dengan pendekatan hexa-helix, d imana pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, media, dan komunitas bekerja bersama,” ujar Menkop.

Share via
Copy link