Enter your email address below and subscribe to our newsletter

BRI Sambut Penempatan Dana SAL Rp400 Triliun

Share your love

Ekonomi – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyambut positif kebijakan pemerintah melalui Kementerian Keuangan yang kembali mengalokasikan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) kepada bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Kebijakan ini dinilai strategis untuk memperkuat likuiditas perbankan nasional dan menjaga fungsi intermediasi guna mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah kepada BRI melalui penempatan dana SAL. Menurutnya, sinergi antara Kementerian Keuangan dan industri perbankan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus memperkuat momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada BRI melalui penempatan dana SAL. Kebijakan ini menjadi langkah positif untuk memperkuat likuiditas perbankan sehingga kapasitas intermediasi dalam mendukung pembiayaan sektor-sektor produktif yang menjadi penggerak perekonomian nasional,” ujar Hery.

Hery menegaskan, apabila kebijakan tersebut direalisasikan, tambahan likuiditas akan dimanfaatkan secara optimal dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudent banking) dan manajemen risiko yang baik. Penyaluran pembiayaan akan diarahkan secara selektif kepada sektor-sektor produktif, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dengan mempertimbangkan kualitas kredit dan kebutuhan pembiayaan riil di perekonomian.

Tambahan likuiditas tersebut diyakini dapat memperkuat kapasitas intermediasi perbankan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi sesuai permintaan pembiayaan yang sehat dan prospek usaha nasabah di berbagai sektor.

Pembiayaan BRI Tembus Rp1.358 Triliun

Hingga Maret 2026, total pembiayaan BRI secara bank only tercatat mencapai Rp1.358 triliun, dengan mayoritas disalurkan kepada UMKM dan sektor riil. Ke depan, BRI akan terus berperan aktif mendukung pembiayaan sektor-sektor produktif yang memiliki multiplier effect terhadap perekonomian nasional.

“Kami akan memastikan setiap penyaluran pembiayaan dilakukan secara terukur agar memberikan dampak nyata bagi perekonomian. Fokus BRI ialah pada sektor-sektor produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat daya saing ekonomi nasional,” lanjut Hery.

Untuk menopang pertumbuhan pembiayaan, emiten bersandi saham BBRI itu juga akan terus menggenjot perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK), khususnya dana murah atau current account savings account (CASA), melalui penguatan ekosistem digital perseroan.

Pemerintah Salurkan SAL ke Lima Bank Himbara

Sebagai informasi, pada Juni 2026 pemerintah melalui Kementerian Keuangan berencana kembali menempatkan dana SAL kepada bank-bank Himbara sebagai bagian dari upaya menjaga likuiditas sistem perbankan di tengah dinamika perekonomian global dan domestik.

Nilai dana SAL yang akan ditempatkan mencapai Rp400 triliun dan didistribusikan kepada lima bank BUMN, yaitu:

  1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
  2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  3. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
  4. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
  5. PT Bank Syariah Indonesia Tbk

Kebijakan penempatan dana SAL ini diharapkan dapat memperkuat likuiditas perbankan nasional, meningkatkan kapasitas penyaluran kredit, serta mendukung pembiayaan sektor produktif yang menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

BRI Optimistis Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan

“Dengan fundamental yang kuat serta fokus pada UMKM, BRI optimistis dapat terus berkontribusi sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia,” tutup Hery.

Dengan dukungan tambahan likuiditas dari dana SAL dan strategi penguatan CASA berbasis ekosistem digital, BRI menargetkan peningkatan pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional serta pemberdayaan UMKM di seluruh Indonesia.

Share via
Copy link