Enter your email address below and subscribe to our newsletter

Usulan Bahlil Lahadalia Tentang Koalisi Permanen

Share your love

Opini – Demi menjaga soliditas, persatuan dan kekuatan politik nasional, Golkar Garis Keras menyambut baik usulan koalisi permanen Bahlil Lahadalia Ketua Umum Partai Golkar pada acara Doa Bersama HUT 61 Partai Golkar, Jumat, 5 Desember 2025. Usulan ini bisa menjadi fondasi stabilitas pemerintahan dan kesinambungan program strategis. Namun sebagai bagian dari akar rumput Golkar dan atas nama Golkar Garis Keras, kami menekankan, koalisi permanen harus dilandasi komitmen jelas terhadap ideologi, konstituen, dan program pro-rakyat, bukan sekedar kepentingan elite.

Oleh karena itu, sebelum koalisi permanen dibentuk, harus ada kesepakatan transparan mengenai program prioritas: pemerataan ekonomi, perlindungan sosial, dan keadilan bagi rakyat kecil agar Partai Golkar tidak kehilangan identitasnya sebagai partai rakyat.

Jika Partai Gerindra dan Golkar benar-benar bersatu dalam semangat memperkuat pemerintahan dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat luas, maka kami siap mendukung.

Stabilitas pemerintahan sangat dibutuhkan agar program-program pro-rakyat seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, Kampung Nelayan, Sekolah Unggulan, Sekolah Terintegrasi dan Sekolah Rakyat bisa berjalan konsisten, tidak terhambat oleh tarik-ulur koalisi ‘on-off’. Dengan Golkar dan Gerindra bersatu secara permanen berbagi visi dan tanggung jawab kita bisa memastikan adanya keberlanjutan kebijakan terutama pertumbuhan ekonomi yang inklusif 8% pada tahun 2029.

Kami berharap bahwa koalisi permanen bukan soal kekuasaan semata, melainkan tentang tanggung jawab moral kepada rakyat: memastikan pembangunan, pemerataan, dan keadilan sosial terlaksana. Bila Partai Gerindra dan Partai Golkar siap menunjukkan komitmen nyata terhadap rakyat dan bukan sekadar janji maka kolaborasi ini layak kita sambut sebagai bagian dari upaya memperkuat pemerintahan dan membawa Indonesia maju, adil makmur dan sejahtera.

Khalid Zabidi, Golkar Garis Keras

Exit mobile version